Selasa, 18 Oktober 2011

cinta tak harus memiliki

“Kakak!!! Tolong aku kak…!”
Terdengar jeritan hati diliputi suara tangis yang memecah ketika aku menjawab HP Nokia kesayanganku. Rintihan seorang gadis remaja yang sedang merasa tertekan akibat ulah seorang laki-laki yang sangat dicintainya. Gadis itu begitu sangat terpukul setelah mengetahui kebusukan yang dilakukan oleh laki-laki yang sangat dicintainya. Laki-laki yang Ia harapkan kelak akan menjadi suami dan ayah dari anak-anaknya kelak. Musnah sudah semua mimpi-mimpi manis bersama laki-laki itu setelah Ia mengetahui dengan nyata kebusukan apa yang sudah dilakukan oleh laki-laki yang sangat dicintainya itu. Perselingkuhan!!! Yah, perselingkuhan yang dilakukan bukan untuk yang pertama kalinya. Hmmm, tragis dan sadis!
“Ya, sudahlah sayang. Kamu tenang dulu dan banyak-banyak istighfar.” Jawaban yang sangat klise terlontar dari mulutku walau hatiku sebenarnya tidak mengerti andai itu terjadi padaku.
“Iya kak, aku harus gimana!?” Tangisnya kembali memecah dan kembali aku mengatakan,”Sabar… Sabar…”
Lalu gadis itu berkata dalam isak tangisnya,”Hari ini kakak gak ada acara kemana-mana?”
“Aku mau ke rumah kakak dan menginap beberapa hari di rumah kakak.”
“Boleh gak kak..?” Aku terdiam beberapa detik karena sebenarnya aku ada acara ketemuan dengan seseorang hari ini. Tapi hatiku tak tega membiarkan gadis itu dengan derita batinnya.
“Iya kakak gak kemana-mana koq hari ini.”
“Kakak tunggu di rumah yah!?” Sambil menyilangkan kedua kakiku dan kulihat kulit kakiku sangat kering. Aku lupa belum memolesnya dengan lotion.
“Ya kak. Makasih ya kak?” Jawabnya dengan suara yang sedikit agak tenang dan masih kentara kesedihan dari suaranya.
“Iya sayang…” Balasku sembari aku memoles lotion untuk kulit kakiku yang kering.
“Assalamualaikum kak…”
“Walaikumsalam…” Tut tut tuuuttt. Pembicaraan yang mengharukan pagi itu pun selesai.
Matahari semakin tinggi dan aku mulai mengantuk. Entah kenapa belakangan ini aku gampang banget punya rasa ngantuk. Tapi masih mending ketimbang aku gampang banget punya rasa cinta. Bisa berabe urusannya. Alamat bakal banyak yang aku sakitin ntar…hihihi…
Tapi aku belum tenang kalau harus langsung tidur di kasur empukku sebelum aku menyapa sahabat-sahabatku di dunia maya yang Insya Allah akan menjadi sahabat-sahabat di dunia nyata juga nantinya. Pekerjaan rutin yang harus dan wajib aku lakukan setiap hari dan gak pernah merasa bosan menyambangi mereka. Karena aku memang butuh mereka. Kira-kira mereka membutuhkan aku gak yah!? Kayaknya sih pasti membutuhkan aku. Soalnya aku kan memang nyenengin dan ngangenin banget buat mereka sekaligus sering menyebalkan juga buat mereka…hohoho…
Iya aku tuh suka banyak nanya ini dan itu tentang dunia situs dan IT. Kadang-kadang aku merasa kasihan juga saat mereka begitu lelah mengajari aku, sementara aku gak mudeng apa yang mereka ajarkan..wekekekkekkk
Nyalakan laptop, buka YM dan langsung nge BUZZ teman-teman yang kebetulan ol. Yang paling rajin online tuh sahabat aku dari Makasar, terus yang dari Palembang, Jakarta, Batam, Jepang, Medan. Eiiitttsss!!! Yang dari Purbalingga juga. Cuma gak tau deh, sekarang udah sering invis di YM. Apa coba maksudnya? Katanya sih, karena takut ama penggemarnya yang lain…wkwkwkkwkkk
Setelah sedikit haha hihi di YM, cek situs, cek semua email, cek Facebook, Cek salingsapa, lalu blogwalking ke beberapa teman blogger.
Hoaaammmm, mulutku mulai tak bisa diajak kompromi. Akhirnya PLN yang mengakhiri aktivitas aku di depan laptop. Listrik mati lagi! Hufftt… Sampai kapan yah negaraku tercinta ini terbebas dari mati listrik…hikz hikz…
Masuk kamar dan tidur…zzzz…zzz…zzzz…
Tok tok tok!!! Ada yang ketuk pintu. Wah, jangan-jangan teroris nih!? qiqiqii
“Ya siapa?” Ku jawab sambil tangan kananku ngucek-ngucek mata dan tangan kiriku meraba-raba mencari hp yang ikutan tidur bersamaku. Aku tak bisa hidup tanpa hpku dan hpku juga tak bisa hidup tanpaku…hayahhh…wkwkkwkwkk
“Ini aku kakak…” Jawab orang di balik pintu. Dari suaranya sih, aku bisa menebak. Ini pasti Agnes Monica! wehehehehhh… Bukan-bukan! Ini pasti gadis cantik yang pagi tadi menangis meraung-raung…
“Ooo iya, bentar yah?” Jawabku langsung loncat dari tempat tidur. Untung tempat tidurku tidak begitu tinggi, sehingga meskipun aku loncat dari tempat tidur, tidak membuat kakiku terkilir. Dan mampir sebentar di depan cermin mastiin kalau wajahku masih utuh, dan merapikan rambutku yang sedikit acak-acakan. Ambil sendal biru kesayanganku dan ku berjalan tergesa-gesa menuju pintu utama rumah.
“Hehe… Ayo masuk.”
“Maaf yah, kakak tadi tidur.” Ku lemparkan senyum kedamaian pada gadis itu.
“Iya kak, gak papa koq kak. Maaf aku mengganggu kakak.” Kembali lagi dengan suara yang memelas kayak anak kucing baru lahir.
“Nggak. Sama sekali nggak.” Jawabku santai.
“Duduk yuk…!?” Sambil kutarik kursi rotan untuknya.
“Makasih kak.” Jawab gadis itu dengan senyum yang dipaksakan. Wajahnya yang manis tertutup sudah dengan mata yang sembab dan garis wajah yang benar-benar kusut. Cinta memang bisa bikin segalanya jadi tidak karu-karuan.
“Menurut kakak, apa yang harus aku lakukan kak?” Gadis itu memulai pembicaraannya dengan tatapan mata yang sangat menyedihkan.
“Hmmm, kalau menurut kakak sih, andai kakak jadi kamu, yah akan kakak lepaskan dia.” Jawabku lugas.
“Tapi aku masih suka dan masih cinta sama dia kak…!” hiks..hikss…
“Iya kakak faham. Tapi alangkah bodohnya kita jika kita menyukai dan mencintai orang yang salah.”
“Orang yang sudah jelas dan nyata menyakiti hati dan perasaan kita dan merendahkan harga diri kita.”
“Percayalah, Allah tidak pernah tidur.”
“Dan laki-laki seperti dia tidak pantas untuk ditangisi.”
“Anggap saja dia memang bukan yang terbaik buat kamu.”
“Insya Allah akan ada penggantinya yang lebih baik dari dia.”
“Dan kakak pesan, jangan pernah menghinakan diri sendiri dengan laki-laki busuk seperti itu.”
“Lepaskan dia dan mulai hidup baru.”
“Tidak ada gunanya merengek-rengek mengharapkan perubahan darinya.”
“Perselingkuhan yang dia lakukan sudah kelewat batas.”
“Jangan jadi bodoh.”
“Kamu dikasih pendidikan sama orangtua hingga jenjang universitas tapi tidak bisa berfikir realistis.”
“Begini saja, coba kamu renungkan yah…”
“Sebelum menikah saja dia sudah memperlakukan kamu begini, apalagi kalau sudah berumah tangga?”
“Memang benar setiap manusia akan ada perubahan.”
“Tetapi buat kakak, perselingkuhan itu sangat fatal.”
“Jadi yah lepaskan saja.” Ingatanku hinggap pada sebuah Lirik Lagu dari ST12 – Cinta Tak Harus Memiliki!
Gadis itu hanya diam dan diam mendengar celotehanku dan aku tidak mengerti apa yang sedang difikirkannya. Dan airmata semakin membanjiri wajahnya yang manis. Cinta bisa bikin orang gemuk jadi kurus begitu juga sebaliknya, orang yang kurus bisa jadi gemuk karena bahagia akan cinta. Cinta mampu menyulap malam menjadi siang, dan siang menjadi malam… Ahh, cinta cinta cinta!!! Capek mikirin cinta tapi lebih capek lagi jika tidak punya cinta…halahhh… :P
Beberapa hari kemudian, aku menerima kabar dari ibunya. Dan ibunya berterima kasih sekali padaku sudah memberikan solusi bagi gadis kecilnya yang sangat beliau sayangi. Aku juga ikutan lega karena gadis manis itu tidak masuk ke dalam perangkap laki-laki mata keranjang! Dan gadis itu sudah bekerja di sebuah perusahaan swasta di kota Medan dengan gaji yang lumayan

Cerita Nyata – Hadiah Cinta yg tak ternilai (True Love Story)

“Bisa saya melihat bayi saya?” pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga! Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayiyang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. download
Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak berkata, “Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh.”
Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Ia pun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan, “Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?” Namun dalam hati ibu merasa kasihan padanya.
Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. “Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya,” kata dokter. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka. Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, “Nak, seseorangyang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah ,” kata sag ayah
Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki bau pun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, “Yah, aku harus mengetahui siapayang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya.” Ayahnya menjawab, “Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu.” Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, “Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini.”
Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah… bahwa sang ibu tidak memiliki telinga. “Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekalibisa memanjangkan rambutnya,” bisik sang ayah. “Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?”
Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.
Betapa kesehatan sangat berharga. Karena dengan sehat, kita bisa beribadah, kita bisa bersosialisasi, kita bisa menjalankan aktifitas, kita bisa menjalankan hobbi dan kita bisa bekerja.. jauh lebih baik ketimbang jika kita sedang sakit

Semoga Sakit ini yang Terakhir

ketika aku menangisimu tengah malam
menangisimu disiturbayakan
mencoba menyabarkan diri dan menerima
tapi kamu selelu bilangkamu akan memperjuangkannya
menyuruhku bertahan di bawah kaki semua orang
menahan sakit yang orang lain tak tahu..
aku bisa bertahan karna kamu selalu bilang “aku sayang kamu”

ketika aku kembali menangismu tengah malam
karna kamu pergi dengan cinta barumu
kamu justru menuntunku saat menangis dan memilih kembali kepadaku
lantas kamu pergi meninggalkan cinta barumu…
membiarkan bahumu di basahi oleh airmataku
dan kamu bilang “aku masih sayamg kamu”
dimanakah letak hatimu…?
saya harap ini mimpi buruk saya..
aku tetap bertahan karna kamu menyuruhku
karna cinta ini sduah terlanjur membungkus hati
isinya semua tentangmu…
tapi kamu menyuruhku untuk merobek bungkusanya
aku tak mau
bukan karna, aku tidak sayang kepadamu.
tapi ya Allah sakitnya minta ampun..
sakit ini tak henti hentinya mencabit cabit panas…
saking pansnya, rasa yang lain pun tak terasa….
ibarat kamu menusukku dengan pisau setajam pun tak terasa…
karna hati ini panas saking sakitnya…
luka yang kemarinn belum kering masih basah…
tapi malam itu kamu kembali menacapnya…
kamu pergi bukan hanya orang yang menyangi semenjak kecil
tapi karna kamu punya kasih yang baru kasih yang dulu kamu tinggalkan dan memilih aku…
apa yang kamu lakukan….
seharusnya kamu tidak minta kembali kalau pada akhirnya kamu berbagi dengan cinta yang lain
aku harap ini yang terakhir…
jangan mendekati aku lagi kalau kamu belum yakin tidak menyakitiku lagi

cinta di hianati

Setelah  satu bulan hubungan kami baik-baik saja. aku senang  bisa bertemu dengan  romy,  disaat aku memiliki cinta nya romy, aku  terlalu serius untuk mencintai dia, tpi apa lah cinta  bertepuk sebelah tangan, dia memiliki cewek selain aku.
Aku terperangkap oleh kata-kata gombal nya maka aku menerima dia apa adanya,, cinta ini kadang sakit kadang senang.
Di sekolah kami sering bertemu dengan dia,, bercanda bersama dia dengan teman-teman aku.
Tpi di salah satu teman aku dia juga berpacaran diam-diam di belakang ku.
Ntah apa salah aku  sama romy sehingga dia berpacaran ama teman aku sendiri, kenapa aku bertemu sama romy,,kenapa……???”
Jika dia hanya untuk menyakiti hati aku,sakit bangettt cinta romy buat aku.
Aku pikir dia bisa buat aku bahagia tpi di balik semua yang aku pikir kan hanya semata.
Aku terlalu mengharapkan cinta nya padaku, emank dia tidak pantas buat aku,aku hanya sebagai  patung di mata dia, ntah kenapa aku bisa menerima dia??” setelah sekolah libur aku pulang kerumah mama aku, aku senang bertemu dengan mama dan papa dan juga keluarga aku.
Aku gk bisa ngelupain romy karna dia lah cinta pertama aku, aku berusaha melupakan dia tpi tetap juga tidak bisa. Ntah apa yang buat aku selalu mengingat dia disaat aku kerja selalu teringat dia,
Sampai-sampai aku malas kerja, ini kah yang di namakan cinta pertama yang sesungguh nya…??””
Harus kan aku harus menderita oleh cinta nya romy??
Kenapa aku bertemu cowok seperti romy  hanya untuk membuat batin aku tersiksa,  hubungan mereka sampai sekarang masih aman –aman aja.
Aku xmx romy untuk menanyakan kabar dia tpi gk ada balasannya, kadang aku menangis betapa sakitnya hati aku oleh cinta nya romy. Hati ku tidak pantas memiliki cinta buat seseorang aku   hanya bisa menangis dengan kelakuan romy pada ku, sampai aku bisa melupakan romy, dengan air mata yang aku tetes kan ini biar lah itu kebahagian aku.
 Setelah kembali sekolah seperti biasa aku tidak melihat romy di sekolah, tpi yessi  pacar nya sekolah dia itu satu ruangan aku dia duduk di belakang aku, tpi aku nggak bisa menahan sakit nya hati ku oleh kelakuan mereka berdua aku tidak tau siapa yang salah tpi yang jelas saking sakit nya hati aku dengan kelakuan mereka ama aku,
Di sekolah mereka berdua berpacaran di ruangan aku sewaktu bel berbunyi untuk istirahat , aku keluar bersama teman lainya menuju kekantin, tiba-tiba datang romy keruangan aku untuk menemui  yessi,
Aku hanya bisa berdiam dengan kelakuan mereka, sampai di kantin aku sama teman-teman lainya semua sibuk dengan makan-makanan  tpi aku gk selera  mau ngapain, aku pergi keruangan ternyata mereka  berdua asyik berpacaran di kelas, hati aku semakin sakit melihat orang itu berdua  sehingga aku tak berdaya  aku lari menuju kebelakang sekolah aku menangis aku gk bisa membayangkan mereka berdua apa yang mereka lakukan di kelas, saking sakit nya hati aku, aku gk masuk sekolah sampai aku bisa melupakan semua  itu, sampai-sampai aku demam sehingga aku  gk masuk sekolah  satu minggu,
Yessi menelepon aku dan mengxmx aku, tpi aku gk balas dan angkat telepon dia, memang yessi teman baik aku, tpi aku gk pernah balas dendam sama dia,
Jangan gara- gara cinta aku berkelahi sama teman aku sendiri aku malu, biar lah aku tahan-tahan sakit hati ini lebih dari situ tuhan akan memberikan aku kekuatan untuk mengatasi semua ini.
Semoga mereka bahagia,,,,
By .viona

berakit-rakit kehulu

Berakit-rakit ke Hulu

 
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.
Artinya:
Bila Anda telah bersakit-sakit karena lelah bekerja,
Bersenang-senanglah dengan keluarga Anda
Hidup ini tidak hanya untuk bekerja,
Hidup ini juga untuk dinikmati

tunggu aku disurga



TUNGGU AKU DI SURGA

Ketika itu hujan masih membasahi bumi, aromanya yang khas menghayutkanku dalam sebuah lamunan. Lamunan tentang dirimu yang ku cinta. Andai sekarang kau disampingku, akan ku curahkan segala rasa rinduku ini. Banyak sekali yang ingin aku ceritakan kepadamu, tentang kerinduan, tentang aku dan kamu. Tapi itu semua tak mungkin lagi, kau telah pergi. Meninggalkanku dengan sejuta rasa, kau pergi untuk selamanya.
    Walaupun kau telah pergi tapi cintamu masih lekat dalam hatiku dan akan ku jaga sampai kapanpun. Kamu seseorang yang sangat ku sayang, engkau hadir disaat ku butuh cinta. Kamu telah berikan arti cinta yang sesungguhnya. Bagaimanapun kamu adalah yang terindah.
    Inilah kisahku....
    Ardi, sebuah nama yang sangat ku rindukan. Pertemuanku dengan ardi adalah suatu takdir, yang telah Tuhan rencanakan. Saat itu hujan turun dengan lebatnya, yang membuatku harus menunggu lama di cafe. Padahal waktu telah menunjukkan pukul 22.00 tapi hujan tak juga reda. Sudah satu jam aku menunggu redanya hujan, waktu kerja pun sudah berakhir sedari jam 21.00.
    Dari situlah awal perkenalanku dengan ardi, ardi adalah pengunjung cafe dimana tempat aku kerja. Kebetulan dia juga sedang menunggu hujan reda. Karena sama-sama sedang menunggu hujan reda akhirnya kami mengobrol untuk menghilangkan rasa jenuh.
    “hai...sudah lama disini..” Ardi mengawali pembicaraan
    “hmmm...ya begitulah, sudah sekitar satu jam aku disini. Kamu sendiri, kenapa masih disini bukannya dari tadi kamu sudah pulang.” Jawabku
    “ iya memang tadi aku sudah pulang, tapi jaketku ketinggalan dan waktu aku mau balik hujan dateng, ya terpaksa deh nunggu...sekalian nunggu kamu...hehehehe.”
    Obrolan yang mengasikkan itu ternyata membuat kami tak sadar bahwa hujan sudah reda sedari tadi. Dan pertukaran nomor hp menjadi obralan terakhir kita. Aku beranjak meninggalkan ardi karena aku tak mau kemalaman sampai kerumah.
    Sesampainya dirumah, langsung kurebahkan badanku untuk menghilangkan rasa lelah karena seharian bekerja. Tapi tiba-tiba aku dikagetkan oleh suara dering hp, yang ternyata ada pesan singkat dari ardi.

    Selamat malam bunga....
    Semoga malam ini membuatmu indah,
    Seindah wajahmu....
    Sebagai penghantar tidurmu, kukirimkan bintang untuk selalu temanimu
    Good night........
                    By...ardi.....

    Pesan singkat yang membuatku tersenyum, segera ku kirim pesan balasan.

    Selamat malam juga kumbang....
    Sempurna malam ini indah karena dirimu
    Seuntas senyum kukirim untuk kamu
    Sebagai ucapan terima kasih....
    Night to....:-)
                    By...Airin

    Entah mengapa malam ini begitu indah, belum pernah kurasakan hatiku setenang ini. Dan bayangan ardi terus merasuki fikiranku hingga terlelap kutidur.............

    Hari demi hari hubunganku dengan ardi semakin dekat hingga datang saat dimana ardi mengungkapkan perasaannya.
    “ rin...boleh aku mengatakan sesuatu padamu.”
    “ ya boleh...memang apa yang ingin kamu katakan. “jawabku
    “ jujur rin, sejak pertama kali aku melihatmu. Aku merasa ada sesuatu yang lain dari dirimu. Senyummu, wajahmu selalu terbayang dalam otakku. Sempat aku berfikir kalau ini hanya rasa yang sesaat, tetapi setelah aku mengenalmu aku semakin yakin bahwa...bahwa...”
    “ bahwa apa di...kenapa berhenti...” desakku agar ardi melanjutkan pembicaraannya.
    “ya bahwa aku mencintaimu.....maukah kamu menjadi pendampingku?” ungkap ardi
    Ya Allah...betapa bahagianya hatiku saat itu, Engkau kirimkan seseorang yang telah lama ku harapakan hadir dalam hatiku. Taukah ardi, bahwa kamu telah mencuri hatiku sejak awal kita berjumpa, dan aku selalu mengharapkan kata-kata itu muncul darimu. Dan baru kali ini kamu ungkapkan. Oh....Betapa bahagianya aku.....
    “apa...bercanda kamu...mana mungkin kamu suka sama gadis penjaga cafe. Pasti kamu bercanda.”jawabku untuk menutupi rasa gugupku.
    “aku serius rin, sejak pertama aku melihatmu aku telah jatuh cinta. Dan aku kira ini waktu yang tepat. Sekarang apa kamu mau menjadi pendamping hidupku untuk selamanya.”
     Kulihat keseriusan yang nampak diraut wajah ardi, dan saat itu kuputuskan untuk  menerimanya dan bersedia mendampingi hidupnya.
***

    Hari berganti hari, bulan berganti bulan sampai saat dimana hubungan aku dan ardi akan menuju jenjang yang lebih serius. Kami akan menikah......betapa bahagia hatiku saat ini.
    Hari ini, adalah hari yang kutunggu. Karena sebentar lagi ikrar untuk sehidup semati akan terucap. Hari pernikahan yang akan menyatukan hati dua insan yang saling mencinta.
    “ airin ayo siap-siap, sebentar lagi rombongan pengantin laki-laki akan segera datang.” Suara ibu membuyarkan lamunanku, dan ini membuatku semakin gugup saja.
    “ hmm iya bu airin sudah siap.”
    “ ya sudah ibu tinggal kedepan dulu, cepat siap-siap ya.”
    “ iya bu.”
    Kulihat sekali lagi wajahku dicermin, terpancar rona kebahagiaan diwajahku. Bayangan kebahagian hidup bersama ardi terus melintas. Hingga tiba-tiba.
    “Praayyyy.....”
    Astagfirullah...kenapa cermin ini bisa jatuh, ada apa ini kenapa perasaanku menjadi tak enak. Ya Allah, lindungilah calon suamiku semoga dia baik-baik saja.
    “kring....kring........
    Suara handphone mengagetkankku, dan ternyata ittu telpon dari mas Ardi....
    “hallo mas ardi, ada apa mas.”
    “maaf rin...ini bukan ardi, tapi mas eko.”suara kakak ardi yang tedengar di handphone.
    “kemana mas ardi mas, dia baik-baik saja kan. Perasaanku ga enak.”jawabku yang semakin gelisah karena bukan ardi yang menelpon.
    “maaf rin...kamu harus tabah ya....ini adalah cobaan buat kamu.”
    “mas eko, ada apa ini..kenapa denngan mas ardi, jawab mas. Jangan membuat airin bingung.”
    “maaf rin aku harus mengatakaan kabar buruk in. ardi...rin....Ardi...mengalami kecelakaan hebat saat menuju rumahmu dan dia meninggal dunia.”
    Dunia ini menjadi gelap bagiku, suara mas eko tiada lagi kudengar. Perasaanku telah bercampur aduk. Kehancuran yang mendalam setelah mengetahui berita ini. Kaki ini tak lagi mampu menopang tubuh yang semakin terasa berat dan aku tak ingat apa-apa lagi.
***

    Inilah hidup penuh dengan permainan, disaat kebahagiaan itu datang, sang kecancuran mengiringi. Aku begitu terpukul atas kepergian mas ardi. Bagiku ini adalah cobaan terberat dalam hidupku. Aku tak kuasa untuk menahan airmata ini...
    Untukmu belahan jiwa...tenanglah engkau disana..kan kujaga slalu cintamu sampai ajal menjemputku dan menyatukan kita diakhirat.....
            TUNGGU AKU DISURGA.......

Senin, 17 Oktober 2011

tentang kematian

Sesungguhnya kau sendiri dapat menyelami rahasia kematian. Namun, bagaimana kau akan berhasil menemukan dia, selama kau tidak mencarinya di pusat jantung kehidupan?


Burung malam yang bermata kelam, dia yang buta terhadap siangnya hari, tiada mungkin membuka tabir rahasia cahaya. Apabila kau dengan sesungguh hati ingin menangkap hakikat kematian, bukalah hatimu selebar-lebarnya bagi wujud kehidupan. Sebab, kehidupan dan kematian adalah satu.

Di dasar keinginan dan harapan manusia yang terdalam, terpendam pengetahuan tentang alam baka. Dan bagai benih tetumbuhan yang tidur di musim dingin, di bawah timbunan selimut salju, hati manusia terlena dalam buaian mimpi musim semi. Percayalah mimpi itu! Sebab di dalam kabut, terkandung pintu gerbang keabadian.

Getarmu menghadapi kematian, ibarat gemetarnya anak gembala ketika berdiri di hadapan Raja, yang berkenan meletakkan tangan di atas kepalanya sebagai pertanda restu dan sejahtera. Tidakkah sukacita si anak gembala di balik gemetarnya? Bahwasanya ia diperkenankan menerima restu Sang Raja? Namun demikian, bukankah penghargaan ini semakin membuat gemetar jiwa?

Apakah sebenarnya kematian, selain telanjang di tengah angin, serta luluh dalam sinar surya? Dan apakah arti nafas berhenti, selain membebaskannya dari pasang dan surut ombak yang gelisah? Sehingga bangkit mengembang lepas… tanpa rintangan menuju ILAHI, mereguk air dari sungai keheningan. Hanya dengan jalan demikian, jiwamu akan menyenandungkan nyanyian dalam kebahagiaan. Lalu di waktu engkau meraih puncak pegunungan, di situlah bermula saat pendakian. Dan ketika bumi menuntut kembali jasad tubuhmu, tiba pula saatnya bahwa tarian yang sesungguhnya mulai kau mainkan…